Langsung ke konten utama

Tekhnologi adalah senjata, Ilmu adalah peluru

 

         (Source:rencanamu.id)





Dewasa kini, Tekhnologi adalah kebutuhan yang sangat penting bagi jalannya kehidupan sehari-hari. Tidak peduli seberapa mahal tekhnologi itu bisa dijangkau, tetapi yang namanya manusia akan selalu haus dengan upgrade tekhnologi dalam kehidupan sehari-hari. 

Budaya Penggunaan tekhnologi bukanlah budaya yang harus dihilangkan dengan tujuan menghalau pengaruh buruk dari luar, Cara penggunaannya lah yang harus diarahkan agar bisa patuh terhadap Apa sebenarnya tujuan Tekhnologi itu diciptakan. 


 Penciptaan tekhnologi merupakan langkah tepat untuk memajukan dunia. Tekhnologi yang diciptakan diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi manusia dalam menggapai beberapa kebutuhan hidup. Seperti contohnya adalah Tekhnologi Telekomunikasi yang biasa kita gunakan untuk bertanya kabar dengan orang yang posisinya jauh dari kita hanya dengan satu genggaman saja. 


     (Source:merdeka.com)


Lalu, Apakah Dengan Tekhnologi kita bisa mendapatkan Ilmu?, Jelas sekali Jawabannya adalah YA. Dengan Adanya tekhnologi kita bisa mendapatkan ilmu dengan sangat mudah dan cepat. Ilmu bisa mudah didapatkan dengan Hanya menggeser Beranda Web di internet. Internet adalah Salah satu Tempat Yang disiapkan oleh Sistem Tekhnologi untuk mendapatkan ilmu maupun informasi.
Yang dimaksud dengan "Ilmu adalah Peluru" adalah cara kita menargetkan Jalannya kehidupan sehari dengan menggunakan Tekhnologi sebagai senjata utamanya. 
Ilmu dalam hal ini memposisikan dirinya sebagai peluru utama dalam menjalani berbagai perkembangan kehidupan. 

Ilmu sangat penting juga dalam penggunaan tekhnologi, tanpa ilmu maka Tekhnologi adalah Bumerang bagi manusia yang bisa merusak Perkembangan manusia itu sendiri. Ilmu yang dipetik dari Adanya tekhnologi pun mesti diterapkan agar bisa menambah nilai guna adanya tekhnologi. 

      (Source:salamadian.com)


Jadi, Antara Teknologi dan Ilmu sendiri terdapat Check and balance, dimana Dengan tekhnologi bisa mendapatkan ilmu dan dengan ilmu bisa digunakan untuk bijak dalam penggunaan tekhnologi.

       (Source:pixabay.com)

Marilah kita sama-sama bijak dalam menggunakan Tekhnologi itu dengan ilmu. Ilmu yang digunakan pun akan membuat tekhnologi itu semakin maju dan berkembang (check and balance).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

"PESTA BABI" ANTARA FILM, FAKTA dan KERESAHAN

Kegiatan pelarangan pemutaran film Pesta Babi adalah salah satu topik yang banyak sekali dibahas dalam beberapa waktu terakhir, pelarangan ini dilakukan oleh aparat TNI/POLRI dengan alasan film tersebut memuat narasi yang sensitif, prpvokatif dan berpotensi memicu konflik di tengah masyarakat.  Orientasi Film  Film Pesta babi(2026) adalah jenis film dokumenter yangb dibuat bersama oleh Watchdoc, Ekspedisi Indonesia Baru, Pusaka Bentala Rakyat, Jubi.Id, Greenpeace dan LBH Papua Merauke. Film ini disutradarai oleh Dandhy Dwi Laksono dan Cypri Dale. film ini bercerita tentang perjuangan masyarakat adat Papua Selatan terutama suku Marind, Yei, Awyu dan Muyu dalam melawan proyek besar pemerintah dan korporasi yang mengubah hutan hutan serta tanah adat mereka menjadi kawasan industri sawit, tebu dan proyek pangan berskala besar. film ini mencoba memperlihatkan kepada masyarakat luas bagaimana cara masyarakat adat tersebut memmpertahankan tanah leluhur mereka dari proyek PEMBABATAN H...

KKN-DIK Internasional (Indonesia-Malaysia) mengadakan kegiatan sosialisasi tentang wawasan Kebhinnekaan global sekaligus pelepasan angkatan ke-4.

  (Penyampaian materi oleh Dr. Sri Rejeki, M.Pd.)                Rombongan KKN-DIK Internasional angkatan ke-4 melaksanakan kegiatan sosialisasi tentang wawasan global dalam rangka menguatkan pemahaman masyarakat indonesia mengenai kebhinnekaan. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari sabtu (24/12/2022) pukul 20:45 waktu setempat. Kegiatan itu berisi sosialisasi dan tanya jawab yang disampaikan oleh pemateri Dr. Sri Rejeki, M.Pd. selaku dosen pembimbing mahasiswa KKN dari Universitas Muhammadiyah Mataram. Menurut pemateri, wawasan kebhinnekaan adalah sesuatu yang harus dipahami dan dilaksanakan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dimanapun dan kapanpun, karena itu adalah bentuk tanggung jawab kita terhadap negara. “ wawasan kebhinnekaan adalah pengetahuan tentang apa itu keberagaman dan bagaimana cara kita menyatukan dan menerima berbagai macam kultur yang berbeda dengan kita ”, ujar pemateri. (Sambutan dari dosen pembimbing Universitas Mu...

Hari ke-4 mengajar, Mahasiswa KKN-DIK INTERNASIONAL Mengajar Pendidikan Agama Islam

         (Kelas 3-4)                (Kelas 5) Mahasiswa KKN-DIK INTERNASIONAL yang tergabung dari Universitas Muhammadiyah Mataram dan Universitas Muhammadiyah Ponorogo yang Kembali bertugas mengajar Di Sanggar bimbingan KAMUS GOMBAK Utara . Dalam Hal ini terdapat 2 kelas yang diajar oleh mahasiswa KKN yaitu kelas 3-4 dan kelas 5. Di kelas 3-4 diajar oleh M.Sabiq aththoillah(UM Ponorogo) dan Alam Maulana (UM Mataram), Sedangkan di kelas 5 diajarkan oleh Iman Yulianto(UM Ponorogo). " Saat jam pertama di kelas 3-4 ini yang hadir 5 siswa dan 1 siswa tidak hadir tanpa keterangan ", ujar Sabiq aththoillah.  Jam pelajaran pertama yang diajarkan hari ini(jumat, 02 Desember 2022) adalah pelajaran Pendidikan Agama islam , yang diajarkan pun adalah Doa Qunut dan cara penulisan huruf Hijaiyah yang baik dan benar.  " Tujuan dari belajar Doa Qunut dan Penulisan Huruf Hijaiyah ini adalah untuk memperlancar Baik Bacaan doa Qu...